Beranda / Olahraga / Ketentuan Baru Piala Dunia 2026: VAR dan Timewasting Jadi Sorotan Utama

Ketentuan Baru Piala Dunia 2026: VAR dan Timewasting Jadi Sorotan Utama

Ketentuan Baru Piala Dunia 2026

Ketentuan baru Piala Dunia 2026 mulai menarik perhatian dunia sepak bola. Menjelang turnamen akbar tersebut, IFAB menyiapkan sejumlah regulasi anyar yang bertujuan mempercepat tempo pertandingan dan menekan pemborosan waktu.

Selain itu, FIFA ingin menghadirkan pertandingan yang lebih dinamis dan adil. Karena alasan tersebut, perubahan aturan ini menyasar penggunaan VAR serta manajemen waktu permainan.

IFAB Dorong Tiga Aturan Baru Jelang Piala Dunia 2026

Selama musim 2025/2026, sepak bola global terus berkembang. Otoritas sepak bola sebelumnya sudah menerapkan pembatasan komunikasi pemain dengan wasit serta aturan delapan detik bagi kiper.

Kini, IFAB mengarahkan fokus ke level tertinggi. Mereka menyusun tiga ketentuan baru Piala Dunia 2026 untuk meningkatkan ritme laga tanpa mengorbankan keadilan.

Baca Berita Lainnya”Purbaya Makan Pagi dengan Gubernur BI di Istana, Bahas Apa?

VAR Dapat Peran Lebih Luas, Kartu Kuning Kedua Bisa Ditinjau

Dalam pertemuan tahunan di London, IFAB mendukung perluasan peran VAR. Melalui aturan baru ini, VAR dapat merekomendasikan peninjauan kartu kuning kedua jika wasit melakukan kesalahan faktual yang jelas.

Selain itu, VAR juga berhak mengoreksi keputusan ketika wasit memberikan kartu kepada pemain yang keliru. Dengan langkah ini, IFAB ingin mengurangi kesalahan krusial yang memengaruhi hasil pertandingan.

Lebih jauh, VAR juga dapat memeriksa keputusan sepak pojok. Jika wasit salah menentukan corner secara jelas, VAR bisa langsung mengoreksinya tanpa mengganggu alur laga.

Aturan Anti-Timewasting Percepat Ritme Permainan

Di sisi lain, ketentuan baru Piala Dunia 2026 juga menargetkan praktik timewasting. IFAB berencana memperluas aturan delapan detik yang sebelumnya hanya berlaku bagi penjaga gawang.

Ke depan, pembatasan waktu juga berlaku untuk:

  • lemparan ke dalam

  • tendangan gawang

  • pergantian pemain

Pemain yang keluar lapangan wajib meninggalkan area pertandingan maksimal dalam 10 detik. Jika melanggar, wasit menunda masuknya pemain pengganti hingga bola mati berikutnya.

Sementara itu, pemain cedera harus menunggu di luar lapangan selama dua menit, kecuali jika lawan menerima kartu akibat pelanggaran tersebut.

IFAB Tunggu Keputusan Final Februari 2026

Meski banyak pihak mendukungnya, IFAB belum meresmikan seluruh aturan tersebut. Mereka akan mengambil keputusan final dalam sidang tahunan di Cardiff pada 28 Februari 2026.

Mantan wasit Premier League, David Elleray, menilai aturan ini siap diterapkan. Menurutnya, VAR layak meninjau kartu kuning kedua jika kesalahan terlihat jelas. Ia juga menganggap koreksi keputusan corner sebagai langkah realistis di era sepak bola modern.

Tujuan Utama: Penonton Nikmati Laga Lebih Berkualitas

Ketua IFAB, Noel Mooney, menegaskan arah perubahan ini dengan jelas. IFAB ingin menghadirkan pertandingan yang lebih cepat, efektif, dan menarik bagi penonton.

Jika IFAB meresmikan aturan tersebut, ketentuan baru Piala Dunia 2026 berpotensi menjadi tonggak penting dalam evolusi sepak bola dunia. Turnamen ini tidak hanya menyajikan persaingan sengit, tetapi juga cara baru dalam menjalankan pertandingan di level tertinggi.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *