Cara mencegah rumah kebanjiran kembali jadi topik hangat setelah sebuah video TikTok viral memperlihatkan satu rumah tetap kering di tengah banjir setinggi betis. Video tersebut langsung menarik perhatian warganet karena menunjukkan solusi sederhana, logis, dan bisa ditiru siapa saja.
Menariknya, pemilik rumah mengaku sudah berkali-kali menjadi korban banjir. Namun, kali ini mereka berhasil lolos dari genangan air. Lantas, apa rahasianya?
Rumah Aman Saat Sekitar Terendam Banjir
Video yang diunggah akun TikTok @kalamanissenja milik Fida Nisaa K (27) memperlihatkan kondisi permukiman di Kabupaten Bekasi yang terendam banjir. Meski begitu, satu rumah tampak aman tanpa air masuk ke dalam.
Selain menunjukkan kondisi sekitar, Fida juga membagikan langkah-langkah antisipasi banjir yang ia terapkan bersama keluarganya. Karena itu, banyak warganet menyebut video ini sebagai panduan nyata, bukan sekadar teori.
Baca Berita Lainnya :”Menu MBG Saat Puasa: Kurma, Telur Rebus, Susu, hingga Abon“
Berawal dari Pengalaman Kebanjiran Berulang Kali
Fida menjelaskan bahwa rumah keluarganya di Desa Sukarukun, Kecamatan Sukatani, sudah mengalami banjir lebih dari lima kali dalam dua tahun terakhir. Setiap kejadian, mereka langsung mengevaluasi penyebab dan mencari solusi yang lebih efektif.
Akhirnya, mereka menyusun sistem perlindungan rumah yang lebih matang. Hasilnya, rumah tetap aman saat banjir kembali datang.
Cara Mencegah Rumah Kebanjiran ala Warga Bekasi
Berikut ini cara mencegah rumah kebanjiran yang terbukti efektif dan bisa diterapkan di kawasan rawan banjir.
1. Pasang Flood Bar di Pintu dan Pagar
Pertama, keluarga Fida memasang flood bar dari besi berlapis seng di bagian pagar rumah. Flood bar ini berfungsi sebagai penghalang utama air dari jalan.
Selain itu, mereka menutup celah kecil dengan kain agar air tidak merembes. Dibanding karung pasir, flood bar jauh lebih kuat dan tahan gelombang air dari kendaraan.
2. Tutup Semua Saluran Pembuangan Air
Selanjutnya, mereka menutup seluruh lubang pembuangan air, termasuk di kamar mandi. Cara ini mencegah air banjir naik dari saluran got.
Agar tetap bisa menggunakan kamar mandi, Fida menyarankan membuang air secara manual atau memakai pompa akuarium kecil. Dengan begitu, aktivitas tetap berjalan tanpa risiko air meluap.
3. Siapkan Saluran Air ke Bak Penampungan
Kemudian, pastikan rumah memiliki saluran air yang mengarah ke bak penampungan. Saluran ini biasanya berada di dekat pagar atau sisi rumah.
Air hujan dan rembesan banjir akan terkumpul di bak tersebut, sehingga tidak menyebar ke seluruh ruangan.
4. Gunakan Pompa Air dan Genset
Sebagai langkah tambahan, keluarga Fida memasang pompa air besar di bak penampungan. Pompa ini langsung mengalirkan air keluar rumah.
Selain itu, mereka juga menyiapkan genset. Jadi, meski listrik padam saat banjir, pompa tetap bisa bekerja maksimal.
Pelajaran Penting dari Rumah yang Selamat dari Banjir
Kisah ini membuktikan bahwa cara mencegah rumah kebanjiran tidak selalu mahal atau rumit. Sebaliknya, kombinasi persiapan, evaluasi, dan alat yang tepat mampu memberikan hasil nyata.
Dengan langkah yang terencana, rumah di kawasan rawan banjir tetap bisa aman dan nyaman. Karena itu, pengalaman ini layak menjadi inspirasi bagi warga lain yang menghadapi masalah serupa.
